
Masjidil Haram merupakan masjid paling suci bagi umat Islam dan menjadi pusat pelaksanaan ibadah haji maupun umroh. Di dalamnya terdapat banyak tempat yang dikenal sebagai lokasi mustajab untuk berdoa. Jamaah dari seluruh dunia memanfaatkan kesempatan berada di Masjidil Haram untuk memperbanyak doa, dzikir, dan ibadah kepada Allah SWT. Berikut beberapa tempat mustajab untuk berdoa di Masjidil Haram:
- Di depan Ka’bah
Ka’bah adalah kiblat umat Islam dan pusat ibadah di Majidil Haram. Berdoa di dekat Ka’bah memiliki keutamaan besar, terutama ketika pertama kali melihatnya. banyak ulama menganjurkan jamaah memanjatkan doa saat pandangan pertama tertuju kepada Ka’bah karena memon tersebut penuh keberkahan. - Multazam
Area di antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah. Tempat ini termasuk lokasi paling terkenal sebagai tempat mustajab berdoa. Jamaah biasanya menempelkan tangan atau dada ke dinding Ka’bah sambil memohon kepada Allah SWT dengan penuh khusyuk. Rasulullah SAW pernah berdoa di tempat ini sehingga umat islam sangat memuliakannya. - Hijr Ismail
Hijr Ismail merupakan area setengah lingkaran di samping Ka’bah yang dibatasi tembok rendah. Tempat ini diyakini termasuk bagian dari Ka’bah. Berdoa dan melaksanakan shalat sunnah di Hijr Ismail memiliki keutamaan besar karena seakan-akan berada di dalam Ka’bah. - Hajar Aswad
Adalah batu hitam yang berada di salah satu sudut Ka’bah dan menjadi titik awal thawaf. Saat berada dekat Hajar Aswad, jamaah dianjurkan memperbanyak dzikir. doa. takbir. Jika tidak memungkinkan mendekat karena padat, cukup memberi isyarat dari kejauhan. - Maqam Ibrahim
Adalah batu tempat Nabi Ibrahim AS berdiri ketika membangun Ka’bah bersama Nabi Ismail AS. Setelah thawaf, jamaah disunnahkan melaksanakan shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim jika memungkinkan. Setelah shalat, jamaah dapat memanjatkan doa-doa terbaik mereka. - Bukit Shafa dan Marwah
Meskipun berada dalam kompleks Masjidil Haram, Bukit shafa dan Marwah menjadi tempat penting saat melakukan sa’i. ketika berada di atas Shafa dan Marwah, jamaah dianjurkan menghadap Ka’bah, bertakbir, berdzikir, dan berdoa.
Berdoa di Masjidil Haram sebaiknya dilakukan dengan hati yang ikhlas, penuh keyakinan, dan tetap menjaga adab. Selain memohon kebutuhan dunia, jamaah juga dianjurkan memperbanyak istighfar, doa ampunan, serta memohon keselamatan akhirat. Semoga setiap doa yang dipanjatkan di Masjidil Haram dikabulkan oleh Allah SWT.
