
Ibadah umroh merupakan perjalanan spiritual yang sangat istimewa bagi setiap Muslim. Di tanah suci, setiap langkah terasa lebih dekat dengan Allah, dan setiap doa memiliki harapan besar untuk dikabulkan. Oleh karena itu, memahami dan memanfaatkan momen-momen mustajab (waktu dan tempat di mana doa lebih mudah dikabulkan) menjadi sangat penting agar ibadah umroh tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga pengalaman yang penuh makna dan keberkahan.
Berikut beberapa doa yang sering dibaca saat ibadah umroh beserta teks Arab dan artinya. Doa-doa ini tidak bersifat wajib, tetapi sangat dianjurkan karena mengandung makna yang baik dan sering dibaca di tempat-tempat mustajab.
- Saat melihat Ka’bah
اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا
Artinya: “Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan pada rumah ini (Ka’bah), dan tambahkanlah kemulian, kehormatan, dan kebaikan bagi orang yang memuliakannya, baik yang berhaji maupun berumroh.” - Doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.” - Niat Umroh
لَبَّيْكَ عُمْرَةً
Artinya: “Aku penuhi panggilan-Mu untuk melaksanakan umroh.” - Talbiyah (di baca selama ihram)
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
Artinya: “Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu, aku memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.” - Doa saat di Multazam
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رَاحَةً عِنْدَ الْمَوْتِ، وَعَفْوًا عِنْدَ الْحِسَابِ
Artinya: “Ya Allah aku memohon kepada-Mu ketenangan saat kematian dan ampunan saat hisab. ” (boleh berdoa apa saja sesuai hajat anda,karena tempat ini mustajab.) - Doa di Hijr Ismail / dalam ka’bah
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu surga dan aku berlindung kepada-Mu dari api neraka.” - Doa setelah minum air zamzam
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas dan kesembuhan sari segala penyakit. “ - Doa saat di Bukit Shafa dan Marwah
اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Artinya: “Allah Maha Besar. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa. tiada sekutu bagi-Nya. segala kerajaan dan pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. “
Setiap doa yang dipanjatkan di tanah suci adalah bentuk penghambaan yang tulus kepada Allah. Meskipun tidak semua doa dikabulkan secara langsung, keyakinan bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya harus tetap dijaga. Dengan hati yang penuh harap dan tawakal, ibadah umroh akan menjadi pengalaman yang tidak hanya menyentuh hati, tetapi juga membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.
