KEUTAMAAN & AMALAN BULAN MUHARRAM

Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang sangat istimewa dalam kalender Hijriah. Bulan ini adalah bulan pertama dalam penanggalan Islam dan termasuk salah satu dari empat bulan haram (bulan yang dimuliakan) yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Empat bulan haram tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan-bulan ini, umat islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.

Berikut beberapa Keutamaan bulan Muharram dalam Islam:

  1. Termasuk salah satu empat bulan haram (bulan yang dimuliakan)
    Allah SWT menetapkan empat bulan haram, yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan-bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk lebih banyak melakukan kebaikan dan menjauhi perbuatan dosa.
  2. Disebut sebagai “Bulan Allah” (Syahrullah)
    Rasulullah SAW menyebut Muharram sebagai Syahrullah al-Muharram (bulan Allah Muharram). Penyebutan ini menunjukkan kemuliaan dan keistimewaan bulan Muharram dibandingkan bulan-bulan lainnya.
  3. Puasa sunnah terbaik setelah Ramadhan
    Rasulullah SAW bersabda:
    Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram.”
    (HR. Muslim)
  4. Terdapat hari Asyura (10 Muharram) yang memiliki keutamaan besar
    Puasa pada hari Asyura dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah lalu.
  5. Hari diselamatkannya Nabi Musa As dan Bani Israil
    Pada tanggal 10 Muharram, Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan pengikutnya dari kejaran Fir’aun. Sebagai bentuk syukur, Nabi Musa berpuasa pada hari tersebut, dan Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam untuk berpuasa Asyura.

Berikut beberapa amalan yang dianjurkan pada bulan Muharram:

  1. Berpuasa Sunnah
    Puasa merupakan amalan yang paling dianjurkan pada bulan Muharram. Rasulullah SAW bersabda:
    Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram.” (HR. Muslim)
    Bentuk puasa yang dianjurkan:
    Puasa Tasu’a (9 Muharram)
    Puasa Asyura (10 Muharram)
    Puasa 11 Muharram untuk menyelisihi kebiasaan kaum Yahudi jika memungkinkan.
    Memperbanyak puasa sunnah lainnya selama bulan Muharram.
  2. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an
    Muharram adalah bulan yang mulia sehingga sangat baik digunakan untuk meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an, seperti membaca, menghafal, dan mentadaburi maknanya.
  3. Memperbanyak Dzikir dan Doa
    Memperbanyak:
    Tasbih (Subhanallah)
    Tahmid (Alhamdulillah)
    Tahlil (La ilaha illallah)
    Takbir (Allahu Akbar)
    Istighfar dan doa-doa kebaikan.
  4. Bersedekah
    Memberikan bantuan kepada fakir miskin, anak yatim, dan orang yang membutuhkan merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Sedekah dapat berupa harta, makanan, tenaga, maupun ilmu yang bermanfaat.

Bulan Muharram adalah bulan yang penuh dengan keberkahan dan kesempatan untuk meraih pahala yang besar. Keutamaanya sebagai salah satu bulan haram, anjuran memperbanyak puasa sunnah, khususnya puasa Asyura dan Tasu’a, serta peluang untuk meningkatkan berbagai amal saleh menjadikan Muharram sebagai bulan menyambut bulan Muharram dengan penuh rasa syukur, memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT agar memperoleh rahmat ampunan, dan keberkahan-Nya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top